ketika uang menjadi ‘Tuhan’

Apa jadinya bila Tuhan tak lagi barharga di mata manusia? Dan apa jadinya bila harta/uang telah menjadi Tuhan untuk manusia? Dari hati yang tulus tertinggalah kenyataan bahwasanya iman seorang manusia tak lebih dari sekedar ujian untuk mengukur sampai dimana kecintaan mu terhadapNya.

Tak sedikit saudara-saudara kita yang lebih mengedepankan harta/uang daripada menelaah bagaimana jika hidup ini berakhir dan apa yang akan menjadi bekal kita dikala menghadap sang Khalik. Sungguh nistanya hidup seperti tak memiliki kiblat untuk berintropeksi iman didalam diri kita hanya dikarenakan adanya ‘Tuhan baru’ yang disebut dengan uang…bahkan ada yang rela memutuskan tali persaudaraan hanya dikarenakan harta yang tak akan dibawanya menghadap Illahi kelak

Berbagai kehidupan telah berjalan dengan sempurna dan tanpa cacat sedikitpun itulah mahakarya Tuhan namun apa balasan yang kita berikan kepadaNya ? Adakah kita mensyukuri bahwasanya hidup ini milik Nya ? Sedihkah kita bilamana kita dapat melihat baik buruknya perilaku kita ? Apa jadinya jika jiwa kita terjejali oleh harta yang notabene mutlak ini milik Tuhan ? Sedih jiwa ini melihat betapa banyaknya orang yang ‘memuja’ uang dibandingkan bersyukur kepada Tuhan…

Satu Tanggapan to “ketika uang menjadi ‘Tuhan’”

  1. Semoga selalu bersyukur……….Amin…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: