Pak Win & kotagede

Malam terasa sunyi saat ku langkahkan kakiku di sebuah kota yang begitu terasa asing bagiku. Ya baru kali ini aku mendatangi tempat ini entah apa nama kota ini dan jam berapa sekarangyang aku tahu, pagi tadi aku menaiki sebuah bis dari terminal Pulo Gadung Jakarta Timur menuju kawasan Cirebon. Aku mencoba mengingat – ingat apa yang terjadi di bis tadi hingga aku terlelap tidur sampai aku terbangun di dalam bis dan tak sadar ada dimana aku sekarang ?. Sedikit demi sedikit aku mulai mengembalikan ingatanku, sampai aku tersadar..Aku ingat…!! ada seorang gadis kecil duduk disebelahku sebelum aku terlelap di bis dan akupun tersadar ada yang hilang dari peganganku…TAS RANSEL KU…HILANG !!! Oh God aku terdiam lagi kenapa dengan diriku apa yang terjadi dengan diriku ??.

Oh aku mulai merasakan letih dan bingung sampai aku tak mampu lagi memijakan kakiku..” mau kemana Mas..? ” tiba-tiba seorang tukang becak bertanya kepadaku sopan. Aku hanya termangu dan tak tahu harus menjawab apa ” mas..kenapa mas..?? ” tanyanya lagi kepadaku..” entah Pak saya bingung mau kemana ” jawab ku pelan ” lho, ko bingung mas ? memang sampean dari mana dan mau kemana.? ” si tukang becak penasaran ” saya ndak tahu Pa, yang saya tahu tadi pagi saya naik bis hendak ke cirebon tapi saya tertidur sampai tas saya hilang pun saya tak tahu Pa..” “walah..mas kenapa bisa begitu ? ” tanya nya semakin penasaran ” saya tertidur sewaktu di bis dan terbangun sudah sampai disini Pa ? ” jawabku dan hanya dijawab dengan beberapa anggukan saja dari si tukang becak yang ada dihadapanku.

Malam pun kian tak bersahabat kulihat di bias lampu malam ada tetesan air turun ke bumi…ya Tuhan hujan akan turun dan aku belum tahu ada dimana aku sekarang. Ku beranikan diri untuk bertanya ke si tukang becak ” Pa..kalau boleh saya tahu, ini kota apa ya Pa ? ” tanyaku dengan suara bergetar ” ini kotagede Mas..” jawabnya dengan sopan namun keterangannya membuat aku tersentak ” Hah…berarti sekarang saya berada di Yogyakarta Pa ?? ” hanya anggukan lagi dari situkang becak yang membenarkan tebakanku. Sedih dan bingung kembali membuat hatiku gelisah..” sudah makan belum mas ?? ” tiba-tiba situkang becak bertanya kepadaku ” kalau sampean belum makan, ikut saya saja ke ya ke warung sana mau ndak ?? ” ucapnya sambil menawarkan aku makan ” ndak usah khawatir mas, saya ndak punya niat jahat sama sampean mas..” terangnya meyakinkan aku untuk mempercayai nya, dan akupun hanya bisa menganggukan kepalaku yang sudah berat sekali.

” Sebenarnya sampean ini dari mana dan mau kemana mas ? ko bisa ada disini ? ” tanya si tukang becak ” saya hendak ke cirebon Pa, mau berkunjung ke temapat ayah saya, namun didalam bis menuju ke cirebon tiba-tiba saya mengantuk Pa dan tak tahu apa yang terjadi hingga saya sadar sudah berada disini..” jelasku menerangkan yang terjadi pada diriku dan Ia pun berkata ” sampean masih punya uang ndak untuk pulang kembali ke cirebon atau ke Jakarta ?? ” tanyanya lagi kepadaku, akupun bingung dan aku langsung teringat DOMPETKU…lalu kuraba dompet ku yang biasa kusimpan di saku belakang celanaku…” untung masih ada ” gumamku dalam hati sambil kubuka dan ” Alhamdulillah masih komplit isinya ” girangku sambil aku menjawab pertanyaan situkang becak aku bertanya ” masih Pa, ngomong-ngomong, bis jurusan ke Cirebon jam berapa adanya Pak ? ” lalu Ia menjawab dengan tawa yang ceria ” bis baru ada nanti pagi jam 6 mas ” tanpa banyak berkata lagi kunikmati makanan yang ada dihadapanku dan disaksikan tukang becak yang juga ikut makan denganku.

Jogja memang pantas dijuluki ‘kota pelajar’ betapa tidak, pagi yang biasa ku saksikan hanya di Jakarta beragam orang yang sibuk berangkat kerja, disini aku menyaksikan banyak pelajar ada yang berjalan kaki,bersepeda hingga menaiki angkot berlalu lalang dihadapanku..sungguh sebuah pemandangan yang sangat jarang kutemui di Jakarta tempat aku tinggal. sambil berpamitan ke tukang becak aku bertanya kepadanya ” maaf Pa, sejak malam tadi saya ndak tahu nama Bapak, boleh saya tahu nama Bapak ? ” tanyaku ingin mengetahui nama tukang becak tersebut ” apa arti sebuah nama mas..” jawabnya singkat seolah tak ingin aku tahu nama dirinya ” paling tidak saya bisa mengenal seseorang yang begitu baik menemani saya sedari malam hingga pagi ini dan saya ingin sekali tahu nama Bapak ” pintaku setengah memaksa. Akhirnya Ia pun tersenyum dan menjawab, ” panggil saya Pak Win lengkapnya Windarto mas..” dengan senyum malu ” baiklah Pak Win, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Win sudah menemani saya semalaman, entah bagaimana jadinya bila tidak ada Pak Win ” aku mengucapkan terima kasih ku kepada Pria yang berprofesi sebagai tukang becak berbudi baik ini ” ndak usah khawatir akan hal itu mas, orang disini baik-baik kalaupun sampean bertemu orang lain, pasti akan memberi perlakuan yang sama seperti saya mas..” terangnya merendah dan menenangkan tanpa disadari bis yang kutunggu sudah hampir jalan. ” baiklah Pak lain waktu saya akan berkunjung kembali kesini tanpa tersasar dan saya ingin mengenal Pak Win dan keluarga boleh ” tanyaku ” sampean akan saya sambut dengan baik mas apabila bingung mencari saya, sampean tinggal tanya sama teman-teman saya ya” “Terima kasih banyak Pak Win kebaikan Bapak akan saya ingat sepanjang masa” dan akupun bergegas menaiki bis yang akan berangkat menuju ke cirebon. Sungguh pengalaman yang tak bisa dilupakan aku tersesat ke kota yang kuanggap kota yang indah entah pendapat orang lain.

Semua itu aku alami saat aku hendak berkunjung ke tempat ayahku di cirebon namun aku tertidur di bis akibat begadang
dan mengakibatkan tas ransel berisi pakaian dan makananku hilang entah kemana.Namun dibalik itu aku menemukan sesuatu yang tak dapat digantikan dengan uang dan pengalaman ku yang paling aku ingat ialah seorang tukang becak yang berjiwa arif ya..’Pak win’ nama itu selalu kuingat dan baik dimataku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: