Ayah & Dosa

Tergolek lemah sosok lelaki tua di atas ranjang reot yang sudah usang dimakan waktu sambil sesekali menyesali masa lalu yang tak mungkin kembali untuk dirubah lagi. Terkadang Ia menangis sambil berdo’a untuk sebuah pengampunan dari sang Khaliq atas perbuatan di masa lalunya yang khilaf.

Tanpa ada yang menemani lagi di hari tua, tanpa do’a dari family kuakui sangatlah perih menjalani hari tua yang tak terampuni dari serentetan dosa yang telah diperbuat..yang tersisa hanya penyesalan yang tak guna untuk di ungkapkan lagi. Tanpa pantas meraung sakit yang kian menggerogoti tubuh layunya, aku hanya bisa mengiringi do’a mengharap mukzizat Allah SWT untuk sebuah pengampunan dari Nya.

Akulah anak yang dulu kau tinggalkan tanpa belas kasih dari seorang ayah.menangispun aku tak sanggup menyaksikan air matamu meratapi kehidupan yang dulu engkau banggakan dan kini, hari tuamu hanya penuh dengan segudang penyesalan..

Ya Allah..ampunilah dosa-dosanya berikanlah Ridho Mu untuknya berikanlah setetes harapan lagi untuknya hanya Engkau yang bisa mengampuni dosa-dosanya..aku hanyalah anak tak berbakti yang rapuh untuk sebuah pengampunan…hanya do’a yang aku panjatkan untuk kesembuhannya.Semoga itu berarti untuknya,untuku dan juga menghapus kenangan pahit masa laluku.

2 Tanggapan to “Ayah & Dosa”

  1. wah kayak baca naskah film

  2. Penyesalan selalu datang belakangan..
    btw…Ayahnya siapa nih bro??…hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: