Arsip untuk Maret, 2009

Efektifkah kampanye yang dilakukan saat ini ?

Posted in Anyar on 29 Maret 2009 by Hariez™

Sejenak saya ingin mengajak Anda yang sudi membaca coretan ini untuk menundukan kepala sejenak untuk mendoakan arwah saudara-saudara kita yang menjadi korban trgedi Situ Gintung, Semoga arwah mereka diterima disisiNya Amien.

Saya hanya akan mengajak Anda berpusing ria…(kidding).Masih ingat sama yang namanya kampanye PARPOL jaman orde baru..??? Apa bedanya kampanye PARPOL masa itu sama sekarang..??? kita bisa merasakan tidak banyak perubahan selalu sama seperti yang seperti dulu, mengumbar berjuta janji-janji ga pasti dan selalu mengadu banyak pengerahan massa hingga memnuhi jalan-jalan ibukota maupun daerah. Yang menjadi pertanyaan, masih efektifkah kampanye seperti itu ? dan apakah dengan kampanye itu tidak ada pihak yang dirugikan ?

Ini tahun 2009 tahun dimana bangsa ini akan mengukir sejarah lagi di hajatan yang selalu dilaksanakan 5 tahun sekali yang komplitnya, Masyarakat bangsa ini diwajibkan memilih para calon pemimpin bangsa hingga para calon legislatifnya. Ada satu hal yang membuat geli jikalau diamati dengan seksama menjelang PEMILU kali ini. Banyak diantara calon pemilih tidak mengenal sama sekali sosok seperti apa calon legislatif yang akan mereka pilih dan yang membuat mereka tambah bingung lagi,mereka diharuskan memilih atau memberikan hak pilih mereka di beberapa surat suara yang disediakan. Ironisnya pemerintah hanya mengiklankan di media-media tertentu saja seperti televisi, dll tidak secara langsung atau paling tidak ada simulasi langsung tata cara memberikan hak pilih dan kalau boloeh jujur, saya pun belum paham dengan simulasi yang di siarkan di televisi.

Kembali lagi ke kampanye yang dilakukan oleh PARPOL yang berlaga 9 April 2009 mendatang. Banyak hal sia-sia (menurut orang banyak dari yang saya tanyakan manfaat ikut kampanye PARPOL) yang dilakukan oleh saudara-saudara kita dengan mengikuti kampanye seperti, demi mengikuti kampanye, mereka rela meninggalkan pekerjaan mereka hanya untuk mendukung PARPOL yang mereka ‘bela’ kemudian merugikan banyak orang dengan berkonvoi kendaran bermotor di jalan raya,yang akhirnya menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Ironisnya tak sedikit dari mereka mengikuti kampanye ini hanya demi rupiah yang tak sebanding dengan resiko yang harus mereka tangung jikalau terjadi hal-hal yang tidak dinginkan. Sebenarnya masih banyak cara selain berorasi dan konvoi di jalanan untuk berkampanye dan yang lebih penting saat ini adalah, Bangsa ini tidak membutuhkan berjuta janji-janji manis tetapi segala bukti nyata atau realitas yang dibutuhkan untuk meyakinkan jutaan rakyat yang lelah oleh berbagai macam janji yang selalu terdengar 5 tahun sekali ini.

Sekedar mengingatkan, amati,cermati dan sikapi setiap gerak-gerik calon pemimpin Anda.

cinta dan perbedaan

Posted in Anyar on 26 Maret 2009 by Hariez™

Berbekal sehelai kata yang memaknai setiap akhlak yang diperbuat,namun begitu sulit aku rasakan ketika harus menelan butiran pahit dari sebuah cinta yang melibatkan keyakinan yang berbeda..Aku harus merasakan hunusan pedang cinta yang kian garang mencabik setiap inci jiwaku..Haruskah aku menyerah pada keadaan yang kian panas..??

Haram bagiku seorang lelaki bilamana harus menyerah pada sesuatu yang bukan kehendak Illahi..Akan kurobohkan setiap dinding pembatas asaku,akan ku robek setiap tirai yang menutupi pandangan cintaku..Tulus rasa ini kupersembahkan untuk menguraikan,betapa aku ingin merasakan manisnya butiran gula-gula cinta dari dirinya..Setebal apapun tembok yang menghalangi niatanku,akan ku hancur leburkan demi cinta yang hampir membunuhku..

Waktu

Posted in History, IBSN, Intropeksi, KBM, Kicauku, New's, Pagi, renungan on 18 Maret 2009 by Hariez™

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat hingga tanpa disadari jarang sekali aku mengurus blog ini dan jarang berkunjung ke rumah para sahabat, dikarenakan aku banyak mengurusi hal-hal yang berbau masa depan dan juga komunitas kecilku hingga lupa waktuku mengurusi blog ku sendiri.

Ya bicara soal waktu, apakah kita pernah berpikir kapan waktu terhenti..??

Antara waktu dan kehidupan saling bersangkutan dan bahkan sudah menjadi satu kesatuan yang sudah berlangsung sejak awal adanya kehidupan dan bahkan waktu akan terus berjalan bilamana nafas kita terhenti. Waktu merupakan sebuah proses dimana kehidupan berlangsung, berpautan dengan irama jalannya sebuah proses kehidupan itu sendiri. Pernahkah kita berpikir, bagaimana cara memanfaatkan serta mengolah waktu yang setiap harinya berjalan disela-sela kehidupan pribadi kita? Dan pernahkah kita menghargai waktu? Seiring waktu berjalan terkadang kita lupa dengan apa yang harus kita kerjakan atau bisa juga menyia-nyiakan waktu yang seharusnya bermanfaat namun dibuang sia-sia, seperti halnya dalam pekerjaan kita sehari-hari, biasanya kita mengesampingkan hal-hal yang seharusnya mudah dan cepat untuk dikerjakan, namun sebaliknya, kita melakukan/membuang waktu itu dan berpikir masih ada hari esok atau biasanya juga kita selalu beranggapan, ”hari ini untuk hari ini sedangkan besok ya gimana besok” seringkali terdengar ucapan-ucapan demikian dari mulut kita bahkan rekan kerja ataupun orang-orang terdekat kita.

Terkadang kita juga tidak bisa menyalahkan sikap orang yang beranggapan, bahwa waktu masih berjalan dan kita juga tak bisa berbuat banyak untuk mengemukakan pendapat kita tentang waktu mereka yang terbuang sia-sia.  Akan tetapi bilamana kita mengingat bahwasanya waktu akan terus berjalan mengiringi kehidupan ini apakah hidup kita pun akan terus berjalan hingga maut menjemput kita? Dan apakah waktu itu akan ikut mati apabila kita mati kelak? Jawabannya tidak..!!! seperti yang saya sebutkan diatas, bahwasanya waktu sudah berjalan bersamaan dengan adanya kehidupan dan akan terus berjalan sekalipun kehidupan ini berakhir.

Ketika sederet waktu kita terbuang, pada akhirnya kita selalu menyesalkan dan selalu berpikir kenapa tidak  sedari awal dilakukan ( dalam sisi pandang/hal yang positif ).

Apabila kita mau memanajemen waktu kita, banyak sekali manfaat yang kita dapatkan bukan hanya kita menjadi lebih tenang tapi kita juga sudah bisa menghargai waktu yang diberikan Tuhan untuk kita dalam menjalani proses kehidupan. Memang susah apabila kita tidak mencobanya tapi apa salahnya mencoba untuk menghargai proses/waktu? Waktu adalah proses dan ingatlah waktu yang terbuang tidak akan kembali lagi maka hargailah sebuah proses dan manfaatkanlah sebaik mungkin waktu yang kita miliki karena waktu yang berjalan/berlalu, tidak akan pernah berhenti dan juga kembali.

Maaf jika ada kata-kata yang menyinggung sahabat,  mari bersihkan hati ini dengan membuang sejumlah prasangka buruk.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, semoga setiap desir nafas ini, membawa kita menghargai Waktu

-salam- ^_^

Dilema sebuah cerita sahabat

Posted in Anyar, Duka, Intropeksi, renungan, Sakit on 8 Maret 2009 by Hariez™

Letih ketika membayangkan setiap kenangan yang hadir akan indahnya bayangan cinta yang pernah singah dalam hati ini, mengingatkan detail waktu yang hadir di saat hati berpaut untuk mengikat janji suci sehidup semati. Namun, kini yang tersisa hanyalah perihnya hati ini saat harus mengenang sebuah cerita cinta yang terjadi walaupun hanya sesaat hadir dalam mimpi ini.

Kau yang pernah hadir mengisi setiap langkah kakiku dan pernah meluapkan isi jiwaku dengan penuh arti dan asa yang mendalam, kini kau pergi membawa setiap detik yang berlalu dan meninggalkanku dalam kesendirian.Luka yang pernah aku rasakan,kini harus terulang dengan perginya sosokmu demi segelumit cinta yang bukan miliknya.

Semua yang pernah terjadi,kini harus berakhir meninggalkan kenangan yang sama dan harus dijalani tanpa ada lagi gelak tawa canda riang yang pernah mengganti matahari pagiku.Semoga engkau bahagia dan abadi bersamanya, kenanganmu akan kugenggam hingga akhir dari sisa hidupku…

Sepenggal kenangan dari hati seorang sahabat ‘Arie Dwie Sasetyo’ yang harus rela melepas cintanya demi kebahagiaan orang lain