Dilema sebuah cerita sahabat

Letih ketika membayangkan setiap kenangan yang hadir akan indahnya bayangan cinta yang pernah singah dalam hati ini, mengingatkan detail waktu yang hadir di saat hati berpaut untuk mengikat janji suci sehidup semati. Namun, kini yang tersisa hanyalah perihnya hati ini saat harus mengenang sebuah cerita cinta yang terjadi walaupun hanya sesaat hadir dalam mimpi ini.

Kau yang pernah hadir mengisi setiap langkah kakiku dan pernah meluapkan isi jiwaku dengan penuh arti dan asa yang mendalam, kini kau pergi membawa setiap detik yang berlalu dan meninggalkanku dalam kesendirian.Luka yang pernah aku rasakan,kini harus terulang dengan perginya sosokmu demi segelumit cinta yang bukan miliknya.

Semua yang pernah terjadi,kini harus berakhir meninggalkan kenangan yang sama dan harus dijalani tanpa ada lagi gelak tawa canda riang yang pernah mengganti matahari pagiku.Semoga engkau bahagia dan abadi bersamanya, kenanganmu akan kugenggam hingga akhir dari sisa hidupku…

Sepenggal kenangan dari hati seorang sahabat ‘Arie Dwie Sasetyo’ yang harus rela melepas cintanya demi kebahagiaan orang lain

4 Tanggapan to “Dilema sebuah cerita sahabat”

  1. kenangamu Says:

    Begitu perih rasanya herus rela melepaskan orang yang sangat qt sayang,,
    Namun demi mElihat dia bahagia, aq rela terluka, aq rela kehilangannya.
    Dengan mengenangnya hati ini akan semakin terluka, maka lebih baik aq buang jauh kenangan tentangnya.

  2. @ kenangamu : cinta bukan sesuatu yang harus dimiliki akan tetapi harus rela berbagi

  3. @ riez1929 : kata-kata yang bagus…
    dan aku memahani apa yang dirasakan oleh orang itu…
    bahwa cinta memang sesuatu yang tidak harus memiliki…

  4. apakah persahabatan bisa jadi cinta?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: