kidung kelam

Seribu bintang berkelip hiasi gelap malam..
seribu rasa ikut terbang dalam alunan nada-nada jiwa yang sedih…
begawan cinta menyairkan rintihan malam…
menyelipkan sedikit asa lanjutan hidupnya yang kini kelam…
entah sampai kapan ini berlanjut..
entah sampai kapan ini akan terus berulang..
kugenggam bayangan malam yang membawa syair kidung cinta..
kutenggelamkan angkuhnya dalam isyarat patriani cinta..

2 Tanggapan to “kidung kelam”

  1. gubrak…..
    eh…sorry gue ketiduran

  2. puriworld Says:

    “sebelum angin menghembus debu itu,,,
    dan sebelum kau kehilangan debu itu lebih jauh,,,
    raihlah selagi kau dapat meraihnya,,,”
    lanjutin terus kak karya puisi2nya,,,,!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: