Goresan Sang Langit Jiwa

Dua malam yang lalu, aku sempat chat bersama seorang seniman kata yang senior di dunia Blog. Ku kenal Ia dengan sebutan  nama LangitJiwa, dari beliau lah saya banyak belajar merangkai kata-kata, yang selama ini mencoba dengan gaya ku sendiri. Dan Bang Andra pulalah orang dari dunia maya pertama yang mengomentari tulisan di blog ku (selain 2 orang teman dekatku). Dan dengan izinnya pula dua malam yang lalu, aku membuat post salah satu hasil goresannya.

Tiba-Tiba Aku Membunuh Diriku sendiri

membaca matamu malam itu seperti melihat pusar gelombang yang maha dahsyat.

mataku terhempas jauh dari tepian matamu. dan tubuhku basah oleh derai airmata isakmu menghancurkan dinding jiwa pecah! kepinganya menancap mata bulan.

yah…aku laki-laki yang belum baik dan benar tak apa kau sebut aku laki-laki pengecut karena mencintaimu adalah sebuah anugerah. lantas? apa harus di selimuti kepura-puraan? merawat cinta yang sedang tumbuh untuk berbuah.

bila tiba waktunya kita berpisah, aku hanya inginkan darimu sesering mungkinlah kau berdoa untukku, di gundukan tanah merah di mana dapat kau lihat keping-keping jiwa yang berhamburan bersama 7 rupa bunga yang luluh lantak bersama

kata-kata! yah..kata-kata yang belum sempat menjadi sajak terakhir untukmu..

malam semakin sekarat desau angin menampar semesta seorang penyair terkulai dengan matapena menancap di dada kiri darahnya membentuk segurat kalimat  “Ruh-ku bersemayam di matamu!”

Akhirnya dengan izin dari Bang Andra langsung, kurepost kembali disini sajak miliknya untuk mengucap terima kasihku kepada Bang Andra pemilik goresan sajak di ‘LangitJiwa’.

Iklan

94 Tanggapan to “Goresan Sang Langit Jiwa”

  1. Kadang yang bisa mengerti tulisan seperti ini ya penulisnya sendiri… 🙂

    Suka

  2. Malam2 baca soal pembunuhan, asa rada muringkak kang… 😀

    Suka

  3. saya termasuk orang yg sulit memahami puisi

    Suka

  4. gw paling suka tulisan yang bersayap kayak gini
    perasaaan jauh lebih terluap bebas
    trasa begitu lirih bergetar suara yang terdengar
    sebuah rasa yang mengusik jiwa laki-laki
    akan cinta rumit pada seorang perempuan

    dan mungkin aku
    juga ada di sana

    Suka

  5. Daleeem banget puisinya *sumur kali dalem hehehe*

    Suka

  6. maooo donk diajarinnnn………

    Suka

  7. wow keren buanget postingannya….maknanya jelas kok gag samar……….salam kenal

    Suka

  8. ga ngarti….
    🙂

    Suka

  9. bunda selalu kesulitan utk memahami sebuah tulisan bentuk puisi yg kadang artinya mungkin hanya bisa dimengerti oleh yg menulis sendiri.
    namun, tetap saja kagum pada mereka krn begitu pandainya merangkai kata2 menjadi sesuatu yg bermakna dalam.
    Salam.

    Suka

  10. a great poem!
    gw juga suka puisi..tapi blum bisa bikin yang artinya susah dimengerti gitu..
    bisanya masih pake kata-kata yang sederhana 🙂

    Suka

  11. “Ruh-ku bersemayam di matamu”

    Hmmm…

    Suka

  12. walaupun repost, tapi tetap indah untuk dinikmati

    met weekend sob 🙂

    Suka

  13. puisi yg dahsyat
    aku hrs bljr dengannya

    Suka

  14. dan aku pun harus belajar darimu jua sobat 🙂

    Suka

  15. mantaaaaaaaaabbss bang postingannya….

    Suka

  16. hmmmm diksinya itu lho

    Suka

  17. Segala hal yang berbau CINTA, terkadang terasa begitu rumit.
    Sulit dijelaskan dengan kata-kata, susah diekspresikan melalui bahasa tubuh…Karena semua rasa CINTA itu hanya bisa dimengerti oleh HATI, dan sayangnya tidak semua HATI bisa memahami kata itu dengan mudah…
    CINTA yang tulus adalah sebuah anugerah bagi siapapun yang memilikinya.

    Suka

  18. gw dah coba memahami…,
    tapi ga ngerti2 juga…,

    Suka

  19. serem riez endin9na *mrindin9 *

    kok kaya balas dendam yah 😀

    Suka

  20. Keren riez, gua suka aneh jadinya kalo merangkai kata-kata kayak gitu. Merangkai bunga, bolehlah gua juaranya…Hehehehehe

    Suka

  21. Bloghicking malam-malam.
    Mengunjungi para sahabat,
    siapa tahu ada suguhan hangat.
    Maklum datangnya telat.
    jangan didamprat.
    Yang penting semangat!
    Ok, sobat?

    Suka

  22. hmm.. yang pasti ini puisi cinta.. cinta sejati mungkin… heheh..lagi-lagi cinta ya.. nice poem.. !

    Suka

  23. Selamat Pagi Sahabat
    Indah nian goresan pena di atas, hendak aku membuat sajak, namun jari tak kuasa merangkai,,
    Maaf ya kalau lama g brkunjung ke sini..

    Suka

  24. Salam Hangat Selalu Tuk Sahabatku..

    Suka

  25. Wuihhhh dapet inspirasi dari mana neh brooo…..
    Bahasa pujangga uy…..

    Lams hangat az dech….Teknik Rahasia Hacking Facebook

    Suka

  26. makin lama
    semakin dalam

    Suka

  27. Wowwww…Luar biasa sekali Mas Langit Jiwa ini 🙂

    Suka

  28. *Buka Kamus Sastra dulu ah.. *

    :mrgreen:

    Suka

  29. repost ya…
    tapi masih bagus hehe.

    “Malam semakin sekarat”
    jangan sampai mati, tar kagak muncul pagi. he..

    Suka

  30. atdoh…saya baca – baca kagak ngerti-ngerti maksudnya mas.hehehehe dasar dodol

    salam hangat

    Suka

  31. 😀
    saya spikles…
    salam kenal dulu ya

    Suka

  32. Assalamu’alaikum,
    Memendam cinta terhadap seseorang, memang menyesakkan dada, terlebih lagi bila hanya cinta sepihak, tapi bila kita sungguh-sungguh menyintainya, berusahalah untuk menggapainya, kecuali apabila ia telah menjadi milik orang lain, maka doakanlah selalu untuk kebahagiaannya. (Dewi Yana) Maaf, Mas Hariez, baru sempat berkunjung sekarang, lagi agak sibuk. ( http://dakwahdewi.herfia.com

    Suka

  33. KUNJUNGAN PERTAMAAXXXXXXXXXXX…

    Suka

  34. KEDUAXXX
    PISSSSSSSSSSSS
    DAMANG KANG hARIESSSSSSSSSSS?

    Suka

  35. PERTAMAX LAGI KANG…. 😀

    Suka

  36. salam pagii kang riz 🙂
    selamat harii pahlawan ..ciiat^^
    tulisan sama kata katanya pujangga beneer
    ajariin bri iaa 🙂

    Suka

  37. Sebuah puisi yg apa adanya tapi penuh inspirasi…

    Suka

  38. makan siang dulu sob 🙂

    Suka

  39. Wah…gak lama lagi pasti semahir bang Andra neh
    🙂

    Suka

  40. hadiirrrrrrrr… lageeeeeeee….

    malam2 mengunjungi sahabat… setelah sekian lama tak bersua… Apa kabar sahabat?

    salam buat bang andra yach… Mantap surantap…!

    cu…

    Suka

  41. Berkunjung…
    Menikmati diksinya…. 🙂

    Suka

  42. bagus bgt tuh,,,, kapan ya ku bisa buat kaya gtu.. 😀
    bikin lirik sederhana aja aku kadang kesulitan, hehehe…

    Suka

  43. i like this….

    Suka

  44. blue senag melihat banyak kawan sudah yang menyayangimu om
    dan blue kian bangga akan postingan om
    selalu ada semangat tuk om dari seorang blue
    salam hangat selalu

    Suka

  45. wah benar – benar puisi yang keren mas….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: