Hentikan

Lekuk batu dalam ruang imaji sesakkan isi jiwa yang kini terguncang dalam kesendirian, gadis siapa engkau ?

Haru biru menyeringai disetiap desir nafas, sedang apa kau di alam tak beradab ini ?

Kurasakan kini kau mulai menggamangkan langkah-langkah adab mu duhai bunga mawar hitamku, berapa banyak arak yang kau tuang untuk hilangkan sesak-sesak yang semu ?

Berapa banyak yang kau habiskan untuk ikuti sesat iblis dalam jiwa mungilmu ?

Bunga, hari ini ku berduka, tatkala kusaksikan mata-mata iblis terbelalak saksikan gemulai tubuh mulus, inikah birahi ?

Ah..apa mereka hanya ingin mencumbumu dalam dua hingga tiga dekapan, aku tak tahu dan mungkin juga aku takkan melihatmu nikmati surga iblis, dan kau hanya bilang “munafikk..!!”

Hentikan….😥

28 Tanggapan to “Hentikan”

  1. lagi tanggung nih mas, jangan hentikan dulu doong…😀

  2. STOP!!! Kau mencuri hatiku…hatiku…:mrgreen:

  3. tary curhat lagi Says:

    weisss dahsyat puisimu mas hariez…lanjutkan! heheheh

  4. Ingin mencumbuuuuuuu 😛

  5. Ingin mendekkkkaaaappppp 😛

  6. Hentikkkaaannn
    Eh…he.he..he
    Salam hangat dari Medan
    Si Kaki Bundar

  7. wah kenikmatan dunia memang menggoda…

  8. ini puisi tentang naksir cewek yang bandel, dan dia bilang cowok yg naksir itu munafik krn ga seperti si cewek?

  9. entar dulu bang… blon keluar nih😆

  10. satu kata: hentikan…!!!

  11. Hentikanlah apa yang menjadi kehendak diri yang tak sesuai dengan fitrah diri kita. acuhkan saja nafsu dan buanglah ke neraka. dan jangan kembali lagi

  12. Kunjungan pagi, sebelum kerja kang😀

  13. stopppppppp…………………

  14. Mantap nih, nggak mudah tergoda.😉

  15. Mas, duduklah disamping saya, kita cerita soal kebun yang indah, soal musik yang keluar dari gitar yang saya petik … agar gak marah. Mau?

  16. maaf mas tanggung nih… berhentinya agak ntar-an…

  17. Kunjungan malam & Hentikan! hehehe
    SUkses kang Riez

  18. Blog walking di malam hari.

    Salam kenal sobat.

  19. Gpp dibilang Munafik juga, asal kita tidak terjerumus…

  20. Puisinya bagus banget loh….. (tukeran link yuk… !)
    aku juga ada puisi-puisi yang aku rakit dari serat-serat kayu di gubuk blog ku.. Mampir aja skalian minum2 teh amnis panas…. hehe😀

  21. Wow, mangtabs🙂

  22. iyah,ini uda berhenti maz hariez:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: