Jejak Senja

Menjingga di bantaran birunya langit sore menjelang gelap, ah tak ada senda guran canda manja, namun syahdu diiringi kicau camar diatas pantai, dan perlahan tenggelam diujung samudera yang samar…

Menjingga dibalik kelopak mata sayu, ada haru yang selimuti ruang bathin kecil, namun tak pernah padam lentera penerang ruang hati, ah ternyata masih jelas tergores di dinding ruang bathin…

Menjingga dibalik cerita senja, ada sekelumit cerita yang tak pernah usang, kala 2 sejoli pautkan bibir dengan gelora penuh rindu, sesekali memuncak bersama birahi, menuju palung duniawi..bukan cinta..

Menjingga dibalik jerit raung tangis melati, tak layu namun menyayat memekik laksana menelan perih..lepaskan lah bersama senja dikala kau tak lagi menyanyikan lagu asmara…pergilah senja..

Pict taken by : Me

Location : Kuta Bali, Indonesia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: