Archive for the Intropeksi Category

Tawuran

Posted in Crazy, Duka, Intropeksi, Kicauku, Sakit with tags on 20 November 2009 by Hariez™

Bingung sama tingkah anak sekolah sore tadi bukannya pulang sekolah langsung pulang eh malah tawuran, tak terlintaskah di benak mereka bagaimana orang tua mereka mencari biaya untuk membiayai sekolahnya ? dan parahnya mereka siswa yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama alias SMP..Gimana negeri ini mau bangkit, kalau generasi penerusnya sudah kaya gini.

Adakah solusi untuk hal tersebut ??

 

-salam-

Sedih

Posted in Crazy, Duka, History, IBSN, Intropeksi, KBM, Kicauku, renungan with tags on 17 November 2009 by Hariez™

Aku bernafas berkat izin Mu
Aku berjalan atas kehendak Mu
Aku berkarya berkat anugerah Mu
Dan Aku pun Mati atas kehendak Mu,
Lantas apakah Aku bisa menjadi bagian dari Hamba Mu yang sholeh ?
Apakah aku harus mempercayai hari akhir yang sudah beredar menjadi sebuah tontonan, dan melupakan siapa penentu akan tibanya hari akhir itu ?

Seutas Tasbih melingkar di leherku dalam sujud yang ikhlas, jika hari ini Kau menghentikan nafasku
sebaris do’a kupanjatkan dalam sepi malam
Hanya Kepada Mu aku memohon,
Hanya kepada Mu aku berlindung,
dan hanya kepada Mu aku mempercayakan akhir dari Dunia ini..

Kutulis berdasarkan apa yang ku lihat dan kusaksikan beberpa hari terakhir,  ketika menyaksikan antusiasme masyarakat yang menonton sebuah film tentang akhir dunia, yang ironisnya mereka mengatakan “FILM NYA SERU BANGET..!!” seakan semua itu bukan sebagai cermin diri dan hanya sebagai tontonan belaka..Subhanallah sedih hati ini menyaksikannya.


-salam-

Menulis

Posted in History, IBSN, Intropeksi, KBM, Kicauku, renungan with tags on 4 November 2009 by Hariez™

Malam terasa panas hingga kutangalkan kaos oblong kegemaranku yang memang melekat sehari-harinya adalah tak lain kaos oblong. Pagi hingga siang telah kulewati detik demi detik dengan peluh bercucuran deras melewati dahi ini. hufhh..inilah hidup, dimana kita harus berjuang demi masa depan keluarga atau paling tidak untuk kita kelak.

Ada sebuah obrolan menarik disela-sela kegiatan yang di lalui siang tadi, dengan seorang rekan kerjaku.

Miss ‘J’ : sebenernya apa sih tujuan lo nulis di blog ? *sambil mengerenyitkan kening yang emang jenong hihi..piss ‘J’*

Aku : hehe gue nulis apa yang mau gw tulis, dan ga pernah ada niatan apa-apa terkecuali berbagi pendapat, atau pun mencari masukan dari sobat-sobat ngeblog gue ‘J’ *nyengir bego* :mrgreen:

Miss ‘J‘ : ya paling nggak kan lo punya tujuan dari sekian lama lo ngeblog sampe sekarang dan kalo gue lihat, semuanya banyak komentar tentang berbagai hal gitu..masih penasaran

Aku : hahaha…catet gw ngeblog baru setahun Bu..belum lama kali dibanding sama senior-senior yang udah bertahun-tahun berkecimpung di dunia blogger..dan paling nggak, gue menjalani semua ini bukan sekedar having fun atau ngelepas jenuh semata..tetapi juga gue menulis seperti apa yang gue lihat, rasa, dan dengar ‘J’ dan jika ada komentar, gue ga permasalahkan, apa yang mereka komenin toh semua itu gue anggap sebuah masukan buat gue untuk lebih bagus atau bisa menyikapi semua tulisan yang gue tulis sendiri 😀

Miss ‘J’ : terkadang gue bingung juga, padahal gue juga punya blog yang sama seperti blog lo, dan bahkan gue buat udah sekitar 2 tahunan. Tapi sampe sekarang gue belum berani publish dan gue juga ga begitu ngerti sama apa yang dinamakan blogging 😳

Aku : semua tergantung dari mana kita memandang ‘J’..oke lo menulis untuk diri lo atau itu privasi isi hati lo pribadi, semua kan seperti yang gue bilang..kembali dari sudut mana kita menyikapi itu semua..jika lo mau tulisan lo dibaca orang lain, maka lo pun harus siap berbagi dengan orang yang membaca tulisan lo dengan kata lain lo harus rela tulisan lo di komentarin dari A-Z..begitupun sebaliknya ngerti kan..emang lo masih nulis di blog lo ?

Miss ‘J’ : sampe sekarang iya..dan jujur, gue banyak baca blog lo dan selalu gue lihat tulisan lo yang terkadang mellow, kadang ngiris perasaan, dan kadang religius. jujur gue ga ngerti aja, ko bisa lo nulis hal-hal seperti itu gitu lho, yang notabene, mereka yang membaca pun mungkin jenuh lihat tulisan yang setiap mereka kunjungi ga pernah berubah dan selalu alurnya berbasic seni kata..

Aku : hahaha…gue selalu menulis apa yang mau gue tulis dan menggunakan kalimat-kalimat itu ga gampang ‘J’ terkadang gue harus memilah kata-kata yang sebenarnya kalo di seni kata itu ga mengenal batasan. Akan tetapi gue pun harus punya sensitifitas juga, jika tulisan yang gue buat ga boleh menyerang atau menyinggung perasaan orang lain.

Dan percakapan pun terhenti dengan berkumandangnya Adzan Ashar sambil tersenyum dia berkata “next time gue akan mencoba apa yang lo barusan bilang dan apakah benar dari sebuah tulisan, kita bisa merubah segala hal ?” 😀

Disana ku tatap rentetan rasa penasarannya yang ingin berbagi namun keraguan menghadangnya. Sahabat, dikala Anda menulis, apakah terpintas tujuan untuk sebuah tulisan yang Anda tulis ?

-salam-

Sementara

Posted in IBSN, Intropeksi, KBM, Kicauku, renungan with tags on 3 November 2009 by Hariez™

MerenungKuasa yang menjadi pertaruhan jiwa, menjual diri demi terpuas hasrat kotor, bak sakit yang baru menjangkit paru-paru mu…

Kawan, rentangkan kedua tangamu, tundukan kepala mu ucapkan seribu ampunan yang kelak membersihkan jiwa sesat yang merayap dalam hitam kelam hidup ini..

Laksana mahakarya Api yang menjilat buaian sesal..lemah hidup dan iman yang kini menduduki rintihan hati

Busungkan dada untu menyambutnya, yakinkan bahwa hidup ni hanya sementara..

-Salam-

Perempuan

Posted in History, IBSN, Intropeksi, KBM, love U mama, Malam, memperingati, Pagi, renungan, Sakit, Special Edition with tags on 15 Oktober 2009 by Hariez™

Lengkap dalam balutan kain putih tutupi aurat yang senantiasa menggundah hatimu mewarnai pagi..sedari malam kau jamah wajah-wajah lusuh, menyiratkan adanya jalan kembali

Legam hitam jauh terbuang terlindas roda-roda yang menenggelamkan arti melangkah pasti..

Tulus dan ikhlas dalam perangai buruk yang dibalas, namun kau tetap melangkah..dan terus melangkah, seakan esok pagi ada jalan hikmah..

Untaian air mata yang deras meluncur penuh doa, tak harap imbalan demi seonggok jiwa yang sudah lusuh tak berbelas kasih dan tersesat jauh..

Harapmu menjadi sebuah anugerah dalam setiamu menaklukan hati yang beku seolah tak ada jalan kemabali.

Dan tetap kau menjadi Perempuan di balik kain putih seputih hati yang menyadarkan pagi ini..

Kudediksikan tulisan ini untuk  kaum Perempuan.

SBY vs Gempa Bumi

Posted in Crazy, Duka, History, IBSN, Intropeksi, KBM, Kicauku, memperingati, politik, renungan, Sakit with tags on 4 Oktober 2009 by Hariez™

Sebelumnya saya ingin mengucapkan Innalillahi Wa Innailaihi Roji’un turut berduka untuk semua korban bencana alam gempa di Sumatera, khususnya yang berada di Pariaman.

Mungkin ini sebuah teguran dari Sang Khaliq untuk umat Nya agar kita senantiasa selalu mendekatkan diri kepada Nya, dan juga menghargai serta merawat, apa-apa saja yang telah diciptakanNya, baik itu mahluk hidup yang bergerak maupun yang tidak bergerak seperti halnya Alam.

Beberapa hari ini serasa mau pecah telinga ini mendengar banyak tudingan-tudingan yang menurut saya gak penting dilontarkan beberapa kalangan saat membahas musibah tersebut. Seperti yang baru saja saya dengar percakapan beberapa orang tukang ojeg di dekat daerah rumah ku,

Ojeg 1 :  “mungkin emang Es Be Ye ga boleh jadi orang no 1 kali ye, jadi banyak musibah beberapa bulan terakhir..??”

Ojeg 2 :  “bisa jadi.., bayangin aja dulu Aceh..kena gempa sampe nimbulin tsunami, terus Jogja amburadul kena gempa, Tasik juga kebagian yang kena gempa kan pas SBY jadi Presiden kan ?”

Ojeg 3 : “mungkin emang mesti lengser kali ya biar ga ada musibah lagi ?”

Aku hanya mengusap dada & tersenyum saja mendengar percakapan mereka yang mengkaitkan Presiden dengan beberapa musibah Gempa bumi di negeri ini. dalam hati aku berkata, “emang hubungannya apa coba ? kalian menganggap Gempa bumi yang terjadi, adalah kerjaan Pak Presiden ?” sambil tertawa bodoh yahh..ku tinggalkan percakapan yang tak masuk akal itu.

hufhhh..kenapa masih banyak polemik seperti itu disekitar kita ? aku hanya menjawabnya paling tidak untuk ku saja, ” bahwasanya, setiap kejadian atau musibah seperti gempa bumi, adalah kehendak Tuhan YME bukan akibat dari naik-turunnya jabatan seseorang”.

Apakah diantara sahabat ada juga yang beranggapan, bahwa musibah Gempa Bumi ini akibat dari sosok manusia seperti Pak Presiden ? jika ya, mohon beri alasan yang tepat dan logik, mengapa bisa seperti itu, dan apa saja point-point penting yang mendasari pernyataan Anda. Terima Kasih.. 😀

-salam-

Kataku

Posted in Duka, IBSN, Info, Intropeksi, KBM, memperingati, New's, renungan, Sakit on 15 September 2009 by Hariez™

Kuning jingga membuyar lembayung yang melewati sore ini. Apa kabar sobat ? lama tak kujamah blog ini dan berekreasi ke rumah kalian. Sedikit yang kutinggalkan di blog ini dan hampir saja ku tak perduli hingga sampai sore tadi ku lihat status salah satu sobat blogger di FB sangat mengejutkan, betapa tidak terkejut, Ia mengalami kecelakaan yang sangat hebat namun Alhamdulillah Tuhan Yang Maha Esa senantiasa masih melindungi sobatku yang sinting satu ini. Mari kita Do’a kan agar sobat kita diberikan ketabahan menghadapi musibah ini dan juga diberikan keringanan sanksi yang akan diterimanya Insya Allah Amien.

Alangkah senangnya aku, ketika mencoba mengintip blog ini, ada 1 komentar sahabat yang aku rindukan, hadir mengisi rentetan komentar di tulisanku lagi. Welcome back Kang..kurasa bukan hanya aku yang merindukan bait-bait kesederhanaanmu bahkan sahabat yang lainnya pun begitu merindukan setiap coretan yang tertuang dengan penuh makna dari rentetan jemarimu.

Terima kasih buat Botol Ijo, Botol Chen-Lung, juga Septa yang sudah meramaikan kolom komentar blog ini. Juga tak lupa buat Blue yang senantiasa selalu membarikan dukungan untuk semua tulisanku, Bundo yang selalu memberikan wejangan indah untukku, Om Alamendah yang sudah ikhlas menerimaku menjadi sobatnya, Mba Dewi yang selalu membawa pencerahan untukku disetiap tulisan, dan semua sahabat yang tak bisa kusebutkan semuanya disini, Matur Tengkyu semua..sudah memberikan masukan serta merta membuat ramai blog ini dan mohon maaf buat sahabat yang belum sempat aku kunjungi Insya Allah aku pasti datang ke rumah kalian.

Segala ucap yang khilaf dan hati yang terabaikan, ingin ku memohon maaf lahir & bathin mari sambut hari yang fitri dengan hati yang bersih met Iedul Fitri 1430 Hijriyah