Arsip untuk Mercusian’s

Angin

Posted in Duka, History, IBSN, KBM, Kicauku, Malam, renungan with tags on 28 September 2009 by Hariez™

Berlabuh dalam keheningan malam yang terasa begitu panas,
seakan membakar embun-embun yang menetes satu demi satu..
sampai kubaringkan kepala ini di hamparan kain lusuh..

Tak henti-henti kuucap sakit..
sakit yang mendera qalbu di setiap pembaringan gelapnya untaian malam nan sepi
sesepi suasana hutan pinus yang tak bertuan..

Lambat angin menerpa dalam suasana malam yang panasnya sudah mengoyak-ngoyak seisi raga
piuhhhh..aku kini terlepas dari panas..panas yang sedari tadi membius alam bawah sadar dan mengingatkan ku, seakan dunia ini sudah tak lagi bersahabat dan akan ditelan oleh sepi..seraya besok tak ada hari pengganti..

Mengantarkan nyenyak  tidurku yang sudah lama tak dinikmati..

Resah Lelaki Tua

Posted in Duka, History, IBSN, KBM, Kicauku, renungan, Sakit with tags on 21 September 2009 by Hariez™

Sejenak ku beranjak dari dudukku yang sedari tadi menatapi langit-langit sambil terselip sebatang rokok kretek di bibir keriputku..

Kian hari lelah rasanya tubuh ini menggontai bagai segenggam kapas yang tertiup angin tanpa arah dan tujuan, seakan hidup ini nelangsa yang didapatkan..

Picik sudah berkepanjangan naluri berfikir sudah tak menggurui, bahwasanya hidup ini penuh arti dengan datangnya kelam di setiap nafasku..